Postingan

Disbudpar Bisa Kena Denda Rp 5 M

Gambar
Dok/FAJAR HAK CIPTA. Yusuf Ahmad (tertunduk) dengan latar belakang sejumlah foto karyanya yang dibajak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Kamis, 8 April. *Bajak Foto, Langgar HaKI MAKASSAR -- Puluhan jurnalis foto yang tergabung dalam solidaritas pewarta foto jurnalis Makassar melakukan demonstrasi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, Kamis, 8 April. Pengunjuk rasa menuntut klarifikasi pengambilan foto-foto karya Yusuf Ahmad oleh Disbudpar Sulsel. Pengambilan foto-foto tersebut dinilai melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Foto-foto Yusuf Ahmad di sejumlah brosur dan map milik Disbudpar. Pemuatan foto-foto tersebut tanpa meminta konfirmasi dan tidak seizin pemiliknya. Unjuk rasa berlangsung di depan Kantor Disbudpar Sulsel, Jalan Sungai Saddang. Dalam nota keberatan yang dibacakan Jupriadi alias Upi Asmaradana, pengunjuk rasa mendesak Disbudpar Sulsel meminta maaf dan melakukan koreksi. Permintaan itu dideadline dua kali 24 jam. Ketua ...

Setahun, Tujuh Juta Liter Darah

Gambar
Dok/FAJAR BANTU SESAMA. Aksi donor darah yang digelar karyawan Trans Studio. Donor darah seperti ini sangat membantu persediaan stok darah di PMI Cabang Makassar. OLEH RIDWAN MARZUKI WARGA Makassar yang di kisaran 1,5 juta jiwa ternyata masih minim yang menjadi pendonor darah tetap atau sukarela bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Makassar. Persentasenya bahkan sangat kecil. Tidak sampai dua persen. Catatan PMI menunjukkan, hanya ada 25.601 pendonor darah tetap dan sukarela di metropolitan ini. Dari jumlah tersebut, PMI hanya bisa mengumpulkan maksimal 28.549 kantong darah per tahun. Lebih dari tujuh juta liter darah. Lengkapnya, 7.137.250 liter darah. Angka ini hasil capaian pada tahun lalu. Kepala Bagian Administrasi PMI Cabang Makassar, Amiruddin K Mide, menjelaskan, para pendonor berasal dari berbagai kalangan. Ada polisi, tentara, pegawai negeri sipil, hingga pelajar. “Pendonor dari kalangan PNS/BUMN terbanyak. Jumlahnya 7.856 orang. Disusul tentara dan polisi yang 7.479 oran...

Hari Ini, Idrus Resmi Oppo

Gambar
Dok/FAJAR DUA KALI. Idrus A Paturusi saat menunggu gladi pelantikan Rektor Unhas Periode 2010-2014 di Baruga AP Pettarani, Selasa, 6 April. MAKASSAR – Hari ini, Selasa, 7 April, Prof Dr dr Idrus A Paturusi SpB SpBO, dipastikan “oppo” sebagai Rektor Universitas Hasanuddin. Sebab, hari ini, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, melantik Idrus sebagai Rektor Unhas Periode 2010-2014. Inilah pelantikan pertama rektor yang dilaksanakan di lingkungan kampus Unhas. Rektor-rektor sebelumnya dilantik di Jakarta. Termasuk pelantikan Idrus periode 2006-2010. Idrus terpilih kembali setelah memenangkan pemilihan rektor beberapa bulan lalu. Sebelum menjadi rektor untuk periode pertama 2006 lalu, Idrus menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unhas dari 2002 hingga 2006. Suami dari Rushanti A Beso itu sudah memasuki usia 60 tahun. Idrus dilahirkan 31 Agustus 1950 di Makassar. Sulung dari sembilan bersaudara tersebut dikaruniai tiga anak. Masing-masing Indrianti, Idham, dan Sultan. Pe...

Sekolah Islam Terpadu Nurul Fikri Makassar

Gambar
Dok. Fajar Bangun Akhlak, Keterampilan, dan Kecerdasan BINGUNG menentukan sekolah buat anak? Coba SD Nurul Fikri. RIDWAN MARZUKI Panakkukang SEKOLAH Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Makassar memang terbilang masih baru. Eksistensinya belum cukup setahun. Saat ini, Nurul Fikri baru mengelola kelas satu hingga kelas empat. Tapi visi dan misi sekolah ini cukup menarik. Belum lagi metode pendidikan dan infrastruktur yang tersedia di lembaga pendidikan ini. Nurul Fikri saat ini baru mengelola pendidikan anak usia dini. Misalnya Toddler yaitu sekolah untuk kelompok anak dua tahun. Playgroup untuk usia tiga tahun. Taman Kanak-kanak (TK) untuk usia empat dan lima tahun. Khusus TK, terbagi atas dua, yaitu TK A dan B. Serta SD kelas satu sampai kelas empat. Izin penyelenggaraan Nurul Fikri juga baru sebatas hak penyelenggaraan pendidikan sampai maksimal kelas IV. Hal itu karena tahun ini baru dibuka. Sehingga kalau ada muridnya yang kelas empat, itu dipastikan murid pindahan dari sekolah lain. ...

Reuni Akbar SMA 200/Smansa Soppeng

MAKASSAR--Para alumni SMA 200 atau yang telah berganti nama menjadi SMA 1 Watan Soppeng akan menggelar reuni akbar. Kegiatan reuni tersebut akan dipusatkan di SMA 1. Ketua panitia reuni akbar, Sakka Pati SH MH, mengungkapakan, kegiatan reuni bertujuan untuk mengumpulkan alumni-alumni SMA 200/SMA 1. Selain itu, kegiatan ini jiga sebagai bentuk panggilan kepada para alumni agar pulang kampung. "Begitu banyak alumni SMA 200 yang cukup berhasil. Kita menggugah mereka pulang kampung untuk berbuat," terang Sakka, Senin, 5 April saat mendatangi Fajar. Sakka didampingi oleh wakil dan sekretaris panitia reuni, Anwardin SE dan Sri Purnama SP MSi. Sakka mengharapkan agar para alumni tersebut berasama-sama memikirkan perkembangan SMA 1 agar tetap bisa diperhitungkan. "Apalagi pendidikan sekarang, salah satu tonggaknya adalah SMA," kata dia. Di samping itu, lanjut Sakka, kegiatan reuni juga bertujuan untuk menyolidkan kembali organisasi alumni yang pernah terbentuk sebelum...

Perolehan Darah PMI Capai 28549 Kantong

MAKASSAR--Hingga Desember 2009, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Makassar berhasil mendapatkan 28549 kantong darah. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Administrasi PMI Cabang Makassar, Amiruddin K Mide, Senin, 5 April. Untuk akhir tahun 2009 PMI cabang Makassar memiliki 25.601 pendonor. Pendonor tersebut didominasi dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan TNI-Polri. Rinciannya, Pendonor dari kalangan PNS/BUMN sebanyak 7.856 orang. TNI Polri 7.479, mahasiswa-pelajar 5.314, wiraswasta 1.642, pedagang 65, petani-buruh 52, dan lainnya 3.193 orang. Pendonor tersebut berasal dari berbagai golongan darah, seperti golongan darah A, B, O, dan AB. Dari keempat golongan darah tersebut, golongan darah O yang paling banyak. Sebaliknya golongan darah AB yang paling minim. Hal itu dijelaskan oleh Amiruddin di Markas PMI Cabang Makssar. "Orang yang memiliki golongan darah AB jauh lebih kecil jumlahnya dibandingkan golongan darah yang lain," kata dia...

Kopel: Tamparan Bagi DPRD

MAKASSAR--Hasil pemeriksaan tim Inspektorat terkait pemborosan anggaran di DPRD Makassar mendapat tanggapan dari Komite Pemantau Legislatif (Kopel). Koordiantor Kopel, Syamsuddin Alimsyah menilai jika lansiran tim inspektorat tersebut sekaligus menjadi peringatan atau warning bagi DPRD Makassar. "Hasil pemeriksaan tim inspektorat itu sesungguhnya bisa menjadi tamparan bagi DPRD Makassar," terang Syamsuddin, Senin, 5 April. Menurut Syamsuddin, institusi DPRD seharusnya menjadi contoh bagi eksekutif dalam hal penggunaan anggaran. Itu karena fungsi DPRD adalah melakukan kontrol. Yang terjadi, lanjutnya, justru DPRD yang "disemprit" oleh eksekutif. Syamsuddin menjelaskan, inspektorat merupakan institusi perpanjangan tangan eksekutif. Selain itu, lanjut Syamsuddin, DPRD semestinya menjadi pilar pemberantasan korupsi. Sekretariat DPRD merupakan rumah bagi anggota dewan. Dari tempat itulah APBD didesain supaya transparan, sehat, dan rasional. Syamsuddin mengungkapkan,...