Postingan

Pembuat Aakta Tanah Akan Gelar Up Grading

MAKASSAR--Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) akan menggelar up grading bagi anggotanya. Secara bersamaan, mereka juga akan menggelar Rapat Kerja Nasional III (Rakernas) IPPAT, di Hotel Clarion, 18-20 Maret nanti. Rakernas dan up grading tersebut merupakan rangkaian pra kongres IPPAT yang akan dihelat Oktober mendatang. Demikian yang disampaikan para pengurus wilayah IPPAT Sulselbar saat bertandang ke Fajar, Senin, 15 Maret. Selain itu, agenda lain yang akan dilaksanakan dalam rakernas tersebut, yaitu merumuskan kandidat Pimpinan Pusat (PP) IPPAT dari Indonesia Timur yang akan diusung, khususnya dari Sulselbar. Ketua Panitia Rakernas dan Up Grading IPPAT, Taufiq Arifin mengungkapkan, kegiatan ini akan dihadiri beberapa tokoh dan menteri sebagai pembicara. Dijadwalkan akan hadir, Menteri Negara kordinator perekonomian, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Negara dan Perumahan Rakyat, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Dirjen Pajak. "Kita berharap ini sekaligus informa...

Aksi Masak Pasir dan Kerikil SRMI

MAKASSAR--Ratusan pengunjuk rasa melakukan aksi di DPRD Provinsi Sulsel, Senin, 15 Maret. Mereka berasal dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Unjuk rasa yang didominasi perempuan ini sempat menarik perhatian di depan Gedung DPRD Sulsel. Di halaman gedung, aksi teaterikal ibu-ibu membuat tungku masak dari batu merah, lalu memasak pasir dan kerikil. Sambil mengaduk pasir dan kerikil di atas panci, ibu-ibu tersebut menangis sambil menggendong anaknya. Aksi teaterikal tersebut menggambarkan kondisi masyarakat yang tidak mampu membeli beras. "SBY tidak melihat kondisi rakyatnya. Masih begitu banyak rakyat miskin," tegas Aan, orator aksi. Aksi ini menuntut Presiden SBY bertanggung jawab atas kasus Bank Century. Mereka menilai, SBY berusaha melindungi Budiono dan Sri Mulyani. Indikasi itu dibuktikan dengan pemanggilan ketua KPK oleh SBY beberapa waktu lalu. Menurut mereka, SBY seharusnya membiarkan Budiono dan Sri Mulyan...

Asal-muasal Tahun Baru Saka

Tahun Baru Saka merupakan tahun baru yang yang peringatannya berbeda dengan tahun baru-tahun baru yang lain. Tahun Baru Saka diperingati oleh Umat Hindu dalam bentuk ritual-ritual keagamaan. Tujuannya untuk pembersihan dan penyucian diri. Tidak ada acara hiburan apalagi hura-hura sebagaimana layaknya tahun baru konvensional lainnya. Kata Saka merupakan nama salah satu suku yang ada di India. Awalnya, pada permulaan abad Masehi, negeri India tidak pernah akur dan selalu berperang. Terdapat berbagai suku yang saling memperebutkan kekuasaan. Suku-suku tersebut antara lain Suku Saka, Pahiava, Yueh Chi, Yavana dan Malaya. Perebutan kekuasaan antar suku menyebabkan terombang-ambingnya kehidupan rakyat India. Pada saat itu India mengalami krisis dan konflik sosial berkepanjangan. Tidak ada lagi keharmonisan di Negeri India saat itu. Dari pertikaian yang panjang itu, pada akhirnya pada 21 Maret 79 Masehi, suku Saka menjadi pemenang dibawah pimpinan Raja Kaniskha I, yang akhirnya dinobatka...

Nyepi, Menjadikan Manusia Hidup Selaras Dengan Semesta

Tahun ini, umat Hindu akan memperingati Nyepi dan Tahun Baru Saka 1932 yang bertepatan dengan 16 Maret 2010. Bebagai ritual sebelum Tanggal 16 Maret dilaksanakan. Ritual pertama disebut Melasti yang dilaksanakan di Pantai Akkarena, Minggu, 14 Maret. Melasti adalah upacara ritual yang dilaksanakan di pinggir laut dengan cara melepas "perlengkapan" ke laut. Tujuannya, sebagai simbol pembersihan diri baik secara fisik maupun rohani, dengan membuang segala kotoran diri ke zamudra. Sengaja dilakukan di laut karena laut merupakan simbol kesucian. "Laut simbol peleburan segalanya. Di samping itu sebagai sumber kehidupan," terang Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sulsel, Kolonel (purn) I Nyoman Suartha, SIP. Sebelum upacara Melasti ini, upacara awal yang dilakukan yaitu upacara Nuur Tirta dan Nedunang, yaitu ritual yang dilaksanakan di Puri Giri Natha. Setelah itu, Senin, 15 Maret, dilanjutkan dengan upacara Tawur Kesanga, yaitu upacara korban suci berupa hewa...

Ikhlas Mengabdi Untuk Umat

Pengelola Pura Giri Natha Makassar Menjadi pengelola Pura bukan pekerjaan yang mudah. Di samping menuntut waktu dan tenaga serta finansial, banyak kendala-kendala lain yang dihadapi. RIDWAN MARZUKI .Jalan Perintis Kemerdekaan  Di kalangan umat Hindu Sulsel, khususnya Kota Makassar, Ir Nyoman Sumarya bukan nama yang asing. Posisinya sebagai Ketua Banjar Hindu Kota Makassar membuatnya dikenal dalam komunitas Hindu di Makassar. Penampilannya sederhana dan ramah senyum. Sesekali ia memperbaiki posisi kacamatanya saat berbicara dengan penulis. Cara berbicaranya juga begitu sopan. Mungkin karena faktor itulah sehingga ia diangkat menjadi penanggung jawab kegiatan upacara di Pura Giri Natha.  Pagi-pagi sekali dia sudah berada di Pura Giri Natha. Mengenakan baju batik bermotif dedaunan, ia tampil meyakinkan dan menyapa penulis. Sengaja ia datang lebih awal tak lain karena tanggung jawabnya untuk mempersiapkan segala keperluan menjelang Hari Raya Nyepi, besok. Apalagi hari ini (kemarin), diad...

Aksi Pesulap Hibur Pengunjung MaRI

MAKASSAR--Belasan pesulap menghibur para pengunjung Mal Ratu Indah (MaRI), Sabtu, 13 Maret. Mereka merupakan para peserta lomba sulap yang dilaksanakan oleh Julian Magic Makassar. Satu persatu peserta menyapa dan mempertontonkan kebolehan mereka di depan pengunjung MaRI. Beragam jenis sulap mereka tampilkan. Ada yang menebak angka dadu yang dipegang pengunjung, menebak kartu, serta menghilangkan dan menembuskan koin dari piring. Ada juga atraksi menelan kacang ijo dan benang lalu mengeluarkannya lewat mata. Juga, ada atraksi kebal mengiris tubuh dengan pisau. Yang tak kalah serunya memakan silet dan menelannya, serta beberapa atraksi lainnya. Lomba sulap ini diberi tema Makassar Street Magic Competition. Salah seorang panitia dari Julian Magic, Arnold, mengatakan tujuan kompetisi ini untuk mencari bakat-bakat baru dalam dunia sulap. "Di Makassar masih kurang pesulap. Jadi ini untuk mencari bibit-bibit baru. Ini adalah street magic pertama di Makassar," terangnya. Lebih ja...

April, Pee Wee Gaskins Luncurkan Album Baru

MAKASSAR--Band Pee Wee Gaskins berencana meluncurkan album terbarunya pada April tahun ini. Rencananya, akan ada 11 lagu dalam album tersebut. Hal itu disampaikan oleh para personil Pee Wee Gaskins Band saat ditemui di sela-sela penampilannya di Trans Studio, Sabtu, 13 Maret. "Setelah album pertama diluncurkan Februari 2009 lalu, pada 11 April 2010 ini, kita kan luncukan album ke dua," terang Dochi, sang Vokalis Pee Wee Gaskins Band. Sebagai bocoran, salah lagu yang akan mereka rilis dalam album tersebut berjudul ad-astra-per-aspera. Menurut Dochi, judul itu diambil dari bahasa Yunani. Kehadiran Pee Wee Gaskins Band untuk menghibur para pengungjung Trans Studio. Ratusan penonton terlihat antusias mengikuti konser tersebut, mulai dari remaja hingga orang tua. Mereka mengaku, ini adalah penampilan pertama mereka di Trans Studio sekaligus penampilan yang ke empat di Makassar. Dalam penampilan itu, Pee Wee Gaskins Band mempersembahkan enam buah lagu dari album mereka. Sebaga...