Postingan

Pelantikan KAHMI Sulsel

MAKASSAR--Pimpinan Kolektif Majelis Wilayah (PKMW) KAHMI Sulsel akan dilantik hari ini di Baruga Sangieseri, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Mereka akan dilantik oleh salah seorang Pimpinan Kolektif Nasional KAHMI, Dr Abidiansyah Siregar DHSM MKes. Para pengurus yang akan dilantik tersebut merupakan hasil Musyawarah Wilayah KAHMI beberapa bulan yang lalu yang dilaksanakan di Kampus STIE Nobel. Kegiatan ini akan dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, wali kota Makassar, beberapa bupati, para alumni HMI, akademisi, mahasiswa, dan LSM. Sekeretaris umum PKMW KAHMI Sulsel, Dr Muh Sabri AR menjelaskan, dalam pelantikan tersebut akan menghadirkan Rektor UNM, Prof Dr Arismunandar MPd untuk membawakan orasi ilmiah terkait parktik plagiarisme. Sabri beralasan, Arismunandar berkompeten untuk membahas plagiarisme. "Ini sangat penting untuk mendorong pendidikan yang berkarakter. Kampus-kampus diterpa oleh (isu, red) plagiarisme. Sangat mengejutkan, praktik ini ditemukan di UGM, U...

Sambut Nyepi, Umat Hindu Tanam Pohon

MAKASSAR--Tiga hari lagi, umat Hindu akan memperingati Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka. Sebagai rangkaian memperingatinya, umat Hindu Sulsel melaksanakan kegiatan sosial di antaranya melaksanakan penanaman 1000 pohon dan donor darah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk turut terlibat dalam penyelesaian persoalan lingkungan dan sosial. "Ini akan memunculkan kesadaran untuk mewujudkan suatu kehidupan yang serba selaras, antara manusia, Tuhan, dan lingkungannya," terang Sekretaris Badan Penyiaran Hindu (BPH) Sulsel, Gede Durahman saat konferensi pers di Red Bean cafe, Jumat, 12 Maret. Menurutnya, umat hindu Sulsel, khususnya di Makassar telah menyiapkan beberapa ritual sebagai rangkaian Hari Raya Nyepi. Mereka berjumlah sekitar 7000-8000 orang di Sulsel. Ritual atau upacara pertama disebut Melasti, dilaksanakan di Pantai Akkarena, Minggu, 14 Maret. Melasti adalah upacara ritual yang dilaksanakan di pinggir laut dengan cara melepas "perlengkapan" ke laut. Tujuan...

Hamka Naping Menangkan Suksesi Balon Dekan Fisipol UH

MAKASSAR--Prof Dr Hamka Naping MA berhasil memenangkan pemilihan calon dekan Fisipol Unhas, di Gedung Iptek, Kamis, 11 Maret. Ia mendapatkan suara terbanyak setelah voting yang diikuti oleh 38 senator pemilik suara. Dengan demikian, Hamka berhak diajukan menjadi calon dekan bersama Prof Dr Andi Aminuddin Unde MSi yang memperoleh suara terbanyak ke dua. Dalam pemungutan suara yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Pemberian Pertimbangan Calon Dekan (P3CD), Prof Dr H Sadly AD MPA, Hamka memperoleh 12 suara dan Alimuddin 10 suara. Di urutan ke tiga, Prof Dr Sangkala MA, 9 suara. Urutan empat dan lima masing-masing Prof Dr Suratman dan Prof Dr Kausar Bailusy MSi, masing-masing meraih 5 dan 2 suara. Setelah pemilihan tersebut, kedua calon dekan ini ditetapkan oleh senat Fisipol UH menjadi calon dekan yang kelak salah satunya akan menjadi dekan Fisipol Unhas periode 2010-2014. Sebelum pemilihan langsung oleh senat, kelima bakal calon (balon) dekan tersebut menyampaikan visi-misi dan...

Hati-hati Mengambil Kredit

MAKASSAR--Nasib malang dialami Hartati (30 tahun). Dirinya tak pernah menyangka namanya akan diblack list kredit macet oleh Bank Indonesia (BI). Black list tersebut diketahuinya ketika akan mengambil kredit pada sebuah bank. Padahal menurutnya, ia tak pernah sama sekali mengambil uang kredit pada salah satu bank manapun. Ternyata Hartati menjadi korban karena namanya dipakai untuk mengambil kredit di Bank Negara Indonesia (BNI). Kejadian bermula saat ia melakukan perjanjian sewa beli dengan PT Aditya Rezki Abadi (ARA), berupa satu unit mobil. Mobil yang dikredit tersebut telah memiliki STNK dengan nama orang lain. Kesepakatannya, Hartati dijanji dalam sebulan STNK tersebut segera dibalik nama. Setelah 15 bulan pembayaran cicilan, balik nama tersebut belum juga terealisasi. Malah, ada pihak ke tiga yang akan menarik mobilnya. Adalah PT A'tiga yang mengklaim mobil tersebut yang dijual kepada PT ARA dengan cara sewa beli. Ternyata, berkas yang dulu dimasukkan Hartati saat mengajuk...

Pendidikan Pemuda Indonesia Rendah

MAKASSAR--Tingkat pendidikan pemuda Indonesia tergolong sangat rendah. Jika dirata-ratakan secara Nasional, pendidikan pemuda Indonesia hanya sampai Kelas V SD. Demikian yang disampaikan Deputi Pendidikan dan Kepemudaan, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Erlangga Masdiana dalam Seminar Pendidikan yang dilaksanakan oleh Badan Eksekuti Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdatul Ulama (PTNU) di Asrama Haji Sudiang, Rabu, 10 Maret. Oleh karena itu, tambahnya, pemerintah memprogramkan wajib belajar sembilan tahun. Program tersebut diharapkan mampu mengeliminir tingkat kesenjangan pendidikan di Indonesia. Menurutnya, persolan utama yang dihadapi pemuda saat ini adalah masalah sumber daya manusia dan kemiskinan. Kualitas sumber daya manusia Indonesia masih jauh tertinggal dari negara tetangga, seperti Thailand, Filipina, dan Malaysia. Sementara itu, kalangan pemuda juga masih menempati posisi jawara dalam bidang pengangguran dan kemiskinan. Sekira 46,2 juta jiwa pemuda masih berada dalam kemi...

Komisi IX Imbau Masyarakat Dengar BPPOM

MAKASSAR--Masyarakat diimbau mematuhi hasil penelitian Balai Besar Penelitian Obat dan Makanan (BBPOM) mengenai pangan yang mengandung bahan berbahaya. Demikian imbauan Tim Komisi IX DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke BBPOM Makassar, Selasa, 9 Maret. Selama ini masyarakat kurang peduli dengan peringatan BBPOM terhadap beberapa bahan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks, rodamin B, dan formalin. Padahal, menurut salah seorang anggota Komisi IX, Subagyo Partodiharjo, zat-zat kimia tersebut merupakan zat yang sangat berbahaya dan membunuh manusia secara perlahan-lahan. "Ini yang tidak disadari oleh masyarakat. Harusnya ini menjadi perhatian," katanya. Komisi ini juga mengimbau pemerintah daerah membuat perda tentang penyalahgunaan zat-zat kimia berbahaya untuk obat dan makanan, jika belum ada perda tentang itu. Rombongan Tim Komisi IX ini terdiri atas 18 anggota komisi yang dipimpin oleh Ahmad Nizar Shihab, staf ahli DPR RI, dan staf sekretariat. H...

Aqsal Djilham, Juara Olimpiade Matematika 2010

MAKASSAR--Andi Aqsal Djilham menjadi juara Olimpiade matematika dan sains kategori kelas empat tingkat Kota Makassar. Ia berhasil mengalahkan rival- rivalnya dalam pertandingan yang digelar 28 Pebruari lalu. Aqsal berhak mendapatkan trofi juara beserta sertifikat dan beberapa hadiah dari Dinas Pendidikan Kota Makassar. Aqsal saat ini duduk di bangku kelas empat SD Sudirman IV. Bungsu dari tiga bersaudara ini mengaku sangat senang mendapatkan juara tersebut. "Iya, senang," katanya singkat saat bertandang ke Fajar ditemani ibu dan gurunya, Selasa, 9 Maret. Menurut Nurhaya, ibu Aqsal, dirinya tidak memberikan perlakuan dan makanan khusus kepada anaknya. "Cuma ikut bimbingan belajar," terangnya. Selain bimbel pelajaran matematika, Aqsal juga mengikuti bimbel bahasa Inggris dan sempoa. Berbagai prestasi telah ditorehkan Aqsal. Sebelumnya, ia pernah menjadi juara III lomba jarimatika Se-Kota Makassar tahun 2009 dan juara harapan I lomba sempoa Universal Megabrain Cent...