Postingan

21 Persen Jajanan Sekolah Tidak Memenuhi Syarat

MAKASSAR--Orang tua murid mesti berhati-hati terhadap perilaku jajan anaknya di sekolah. Sesuai ekspose yang dilakukan Badan POM Makassar, di Aula Balai POM, Jumat, 5 Maret, 21,27% pangan jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat untuk dikonsumsi. Hal tersebut adalah hasil pengujian laboratorium Balai POM Makassar terhadap 141 sampel makanan jajanan anak sekolah sepanjang 2009. Menurut Kepala Balai POM di Makassar, Drs Maringan Silitonga Apt MKes, objek sampel diambil dari 15 SD di Makassar. Makanan yang diteliti seperti sosis, empek-empek, kornet, es merah muda, cendol, dll. "Makanya kami imbau pihak sekolah agar membina dan mangawasi jajanan anak muridnya," imbaunya. Selain pangan jajanan anak sekolah, Balai POM Makassar juga menggelar ekspose hasil penelitian obat generik dan garam yodium. Menurut Maringan, dari 492 sampel obat generik yang diteliti, hanya 2 (0,40%) yang tidak memenuhi syarat. Beda dengan obat paten, dari 897 sampel, 8 (0,90%) diantaranya tidak memenuh...

Produk Cina Lebih Murah 30 Persen

MAKASSAR--Produk Cina semakin marak di Indonesia, khususnya di Indonesia Timur. Tak terkecuali di Makssar. Dalam kaitan itulah, Menteri koperasi dan UMKM, Syarif Hasan adakan kunjungan ke Makassar, Jumat, 26 Februari. Kedatangan Syarif ke Makassar untuk melihat pasar terkait membanjirnya produk Cina. "Disinyalir Makassar sudah tergerus oleh produk Cina," kata dia. Setelah melaksanakan Salat Jumat di Mesjid Nurul Hijrah, Antang, ia melakukan peninjauan ke Makassar Mall (pasar sentral), siang kemarin. Alasannya, pasar sentral terdapat banyak produk Cina. Yang dikunjungi diantaranya pedagang kue, kosmetik, dan tekstil. Menurut para pedagang tekstil yang diwawancarai oleh Syarif, rata-rata produk yang mereka jual adalah produk Cina. "Untuk tekstil, dengan harga murah, produk Cina itu sangat membantu," kata Ivan, pedagang tekstil di lantai III. Dia mengaku, produk tekstil yang dijual rata-rata masuk bulan februari ini. "Distributor penjualannya dari India Pak,...

Konsorsium La Ilaha Illallah Pertemukan Calon Jamaah

MAKASSAR--Konsorsium La Ilaha Illallah mempertemukan semua calon jamaah umrahnya di Hotel Makassar Golden, Minggu, 7 Maret. Kegiatan tersebut dikemas dengan tema, silaturahmi dari kita untuk kita. Para calon jamaah umrah ini sengaja dikumpulkan untuk saling memperkenalkan mereka dengan sesama calon jamaah dan juga kepada para pembina di La Ilaha Illallah yang akan mendampingi mereka selama perjalanan umrah nanti. "Jadi tujuannya untuk mempererat silaturahmi antara calon jamaah umrah dan Konsorsium La Ilaha Illallah," terang pembimbing Konsorsium La Ilaha Illallah, Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf Puang Ramma. Selain sebagai ajang silaturahmi, peserta juga diberi bimbingan teknis penyelengaraan umrah yang disampaikan oleh Prof Dr Abdurrahman Kadir MSi. Peserta yang hadir merupakan calon jamaah umrah yang akan diberangkatkan bulan Maret ini. Sebanyak 600 calon jamaah umrah yang akan diberangkatkan dengan tiga sesi keberangkatan, yaitu 15, 16, dan 17 Maret. 200 peserta umrah ...

Kehabisan Dana, Tinggalkan Rumah Sakit

MAKASSAR--Sungguh malang nasib Rifal Ramadhan. Bocah enam bulan tersebut menderita penyakit Hidrocefalus, yaitu jenis penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak. Cairan tersebut akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital. Akibatnya, di sekitar kepala akan mengalami pembesaran. Rifal terpaksa dikeluarkan oleh orang tuanya dari Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo karena kehabisan dana. Padahal, pihak dokter masih melarang karena Rifal masih akan menjalani operasi. "Meskipun anak saya memakai jamkesmas, tetapi obat-obatan dan peralatan medis tidak semuanya gratis Pak," kata Juanda, ayah Rifal, saat bertandang ke Fajar, Rabu, 24 Februari. Juanda tercatat sebagai warga Jalan Enrekang Raya Blok G/56, Sudiang, Makassar. Rifal mengidap penyakit hidrocefalus sejak lahir. Awalnya tidak begitu besar, tetapi setelah berusia sebulan, terlihat kepala Rifal semakin membes...

Mau Tenar, Ikut Audisi Indonesia Mencari Bakat

MAKASSAR--Setelah sukses dengan ajang pencarian bakat Gong Show beberapa waktu lalu, kini Trans TV kembali mengadakan acara serupa, yakni Audisi Indonesia Mencari Bakat. Audisi kali ini bisa diikuti oleh berbagai kelompok umur, mulai anak kecil hingga orang tua yang memiliki bakat atau kelebihan. Semua yang memiliki bakat entertain bisa ikut dalam audisi ini, mulai kemampuan vokal, tari, musik, antraksi, akting, hingga lawak. Produser Trans TV Indonesia Mencari Bakat, Edo Wicaksono, mengungkapkan, tujuan audisi untuk mencari bibit-bibit artis dan menemukan bakat-bakat baru. "Kita berkomitmen untuk memberikan variasi talent (bakat, red) artis untuk pemirsa. Mudah-mudahan kita bisa menemukan bakat-bakat yang baru," terangnya dalam jumpa pers di Trans Studio, Sabtu, 6 Maret. Audisi berlangsung Sabtu-Minggu (6-7 Maret) dan diperkirakan akan diikuti oleh seribuan peserta selama dua hari. Hari pertama audisi terlihat peserta berjubel antrian. Proses audisi terdiri atas empat ru...

ISLAM, DEMOKRASI, DAN MAHASISWA DI INDONESIA

ISLAM, DEMOKRASI, DAN MAHASISWA DI INDONESIA Oleh: Ridwan Marzuki DISKURSUS tentang demokrasi tak pernah berhenti dan selalu menarik perhatian. Ini terutama, dalam kaitannya antara demokrasi (baca: negara) versus agama (baca: Islam). Relasi antara kedua terma ini selalu muncul dengan wajah variatif karena memungkinkan terjadinya dialog yang konstan dalam upayanya menemukan varian-varian progresif dalam kerangka menuju sistem yang ideal. Walaupun agak susah untuk mencari demarkasi atau bahkan menemukan kesepadanan absolut keduanya, Islam dan demokrasi bukanlah dua kutub yang berseteru secara diametral. Malah sesungguhnya, demokrasi menjadi layak untuk disebut sebagai kebudayaan Islam. Hal ini diajukan sekaligus untuk counterbalance terhadap argumentasi yang dikemukakan oleh Sidi Gazalba (Endang Saifuddin Anshari: 1996) yang sampai pada konklusi tentang Islam sebagai agama sekaligus kebudayaan. Akan tetapi, tak dapat juga dimungkiri bahwa artikulasi demokrasi dalam Islam akan ...